Bawang Putih Goreng Tahan Berapa Lama

Bawang Putih Goreng Tahan Berapa Lama

Bawang Putih Goreng Tahan Berapa Lama – Bawang putih goreng memiliki manfaat yang sama baiknya dengan bawang merah. Bawang ini juga banyak digunakan dalam masakan dan makanan yang dibuat sehari-hari. Oleh karena itu jika ada pertanyaan bawang putih goreng tahan berapa lama itu sangat masuk akal untuk mencari jawabannya.

Bawang Putih Goreng Tahan Berapa Lama?

Berapa lama bawang putih atau bawang putih yang digoreng dapat bertahan? Jawabannya adalah 1-6 bulan masa penyimpanan. Rentang waktu ini berbeda-beda tergantung pada bagaimana bawang digoreng atau dimasak, ada tambahan tepung atau tidak dan lainnya.

Menurut laman seriuoseats.com, bawang goreng original yang dibuat tanpa tambahan tepung dapat bertahan hingga 1 bulan masa penyimpanan. Lama waktu simpan ini berlaku jika bawang disimpan dalam wadah yang kedap udara dan disimpan di suhu ruangan.

Sementara itu, bawang goreng dengan tambahan tepung, pengeringan minyak yang baik dan penyimpanan kedap udara dapat bertahan hingga 5-6 bulan. Kondisi ini serupa dengan bawang goreng yang kami produksi, yaitu bawang goreng nion nion. Jadi itulah jawaban dari bawang putih goreng tahan berapa lama yang kamu maksud.

.

Bawang Putih Goreng Tepung

Mau Bawang Putih Goreng? Bisa Beli Eceran & Harga Terjangkau di Nion Nion

.

.

Sementara itu, beda lagi kondisinya untuk bawang putih yang disimpan mentah. Masa penggunaannya tergantung bagaimana penyimpanan dilakukan. Berikut ini adalah penjelasannya.

Lama Bawang Putih Bisa Digunakan

Jawabannya tergantung pada cara Kamu menyimpannya. Dilansir dari thekitchencommunity.org, Jika bawang putih segar disimpan dengan benar di lemari penyimpanan Kamu, maka bisa bertahan hingga 5 bulan. Jika Kamu membekukan bawang putih segar, maka bisa bertahan hingga 12 bulan di dalam freezer. Kami akan membahas lebih detail mengenai hal ini di bawah.

Bawang putih tersedia dalam bentuk segar dalam umbi utuh, namun Kamu juga bisa membeli siung bawang putih yang sudah dikupas dan disimpan dalam kulkas, bawang putih cincang dalam botol, dan bawang putih panggang. Setiap orang perlu menyimpan bawang putih dengan benar agar mendapatkan hasil terbaik.

Mengingat lama waktu penyimpanan bawang putih bisa bervariasi tergantung pada kondisi penyimpanannya, penting juga untuk mengetahui kapan bawang putih sudah tidak baik digunakan. Kami akan membahas cara mengenali bawang putih yang sudah tidak baik digunakan, serta bagaimana Kamu dapat memaksimalkan umur simpan bawang putih Kamu.

Berapa Lama Bawang Putih Segar Bertahan?

Sama seperti banyak buah dan sayuran segar lainnya yang Kamu beli, bawang putih mentah tidak dilengkapi dengan tanggal kedaluwarsa atau tanggal terbaik. Jadi kamu harus tahu bagaimana cara penyimpanan yang benar. Bawang putih bisa bertahan mulai dari beberapa hari hingga setahun tergantung pada cara Kamu menyimpannya.

.

bawang putih gorengg
Sumber Gambar: thekitchencommunity

Jika Kamu menyimpan bawang putih dengan benar di lemari penyimpanan Kamu, maka harus bisa bertahan antara 3 hingga 5 bulan. Namun, perlu diingat bahwa setelah umbi bawang putih dibuka, kualitas rempah tersebut akan menurun cukup cepat.

Siung bawang putih yang belum dikupas bisa bertahan antara 7 hingga 10 hari jika disimpan di lemari penyimpanan Kamu.

Berapa Lama Bawang Putih Olahan Bisa Digunakan?

Jika Kamu memilih untuk mengupas dan mencincang bawang putih, kemudian menyimpannya di kulkas, maka bisa bertahan sekitar seminggu. Namun, apabila kamu memasukkan bawang putih yang sudah dikupas dan dicincang ke dalam freezer, maka bisa bertahan antara 10 hingga 12 bulan.

Sebagian besar bawang putih olahan yang bisa Kamu beli, seperti bawang putih kering, bawang putih bubuk, siung bawang putih beku, bawang putih cincang, dan bawang putih dalam botol seringkali dilengkapi dengan tanggal kedaluwarsa pada labelnya.

Ini akan memudahkan Kamu jika Kamu lebih suka menggunakan bawang putih olahan. Untuk sebagian besar produk, tanggal kedaluwarsa ini akurat dan harus selalu diikuti Sebotol bawang putih cincang atau bawang putih halus harus bertahan di kulkas Kamu hingga 3 bulan.

Kapan Bawang PutihTidak Baik Digunakan?

Penting untuk mengetahui kapan bawang putih sudah tidak baik digunakan. Kamu tidak ingin mengonsumsi bawang putih ini, karena bisa membuat Kamu sakit parah. Berikut adalah tiga langkah sederhana untuk membantu Kamu mengetahui kapan bawang putih Kamu sudah melewati masa terbaiknya.

1. Penampilan

Bawang putih yang sudah tidak baik akan memiliki bintik coklat pada siungnya. Siung bawang putih juga akan berubah dari warna putih biasa menjadi lebih kuning atau coklat. Bawang putih mungkin juga memiliki tunas hijau yang mulai tumbuh dari tengah siung. Ini adalah tunas baru yang terbentuk!

Meskipun tunas hijau ini tidak berbahaya jika dimakan, mereka memiliki rasa yang sangat pahit. Jadi, Kamu harus selalu menghilangkan tunas ini sebelum memasak bawang putih.

2. Bau

Indikator lain kapan bawang putih sudah tidak baik digunakan adalah baunya. Bawang putih memiliki aroma khas tersendiri. Jika siung bawang putih Kamu mulai kehilangan aroma atau memiliki aroma asam yang khas, kemungkinan sudah tidak baik digunakan.

Kamu harus membuang umbi bawang putih atau siung yang rusak ini untuk mencegah bawang putih lainnya di lemari penyimpanan Kamu menjadi buruk.

3. Sentuhan

Bawang putih segar atau bawang putih yang masih baik untuk digunakan akan tetap cukup keras jika disentuh. Bawang putih bisa melunak seiring waktu, yang merupakan indikator lain kapan bawang putih sudah melewati masa terbaiknya. Jika bawang putih Kamu lembek dan lunak, saatnya membuangnya.

.

Tentang bawang goreng:

.

Bolehkah Makan Bawang Putih Yang Sudah Tidak Bagus?

Kamu sebaiknya tidak memakan bawang putih yang sudah tidak baik. Ini karena mengonsumsi bawang putih yang sudah tidak baik dapat menyebabkan botulisme. Botulisme adalah kondisi yang sangat jarang terjadi tetapi seringkali mengancam jiwa. Kondisi ini disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri clostridium botulinum.

bawang putih goreng
sumber gambar: google image

Bakteri ini akan menyerang sistem saraf Kamu dan bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan. Racun yang dihasilkan oleh clostridium botulinum merupakan beberapa racun paling kuat yang dikenal oleh ilmu pengetahuan. Biasanya membentuk spora tidak aktif yang dapat ditemukan dalam sayuran asam rendah seperti bawang putih.

Namun, dalam beberapa kondisi, spora ini dapat menjadi aktif. Kombinasi keasaman rendah, kelembaban rendah, kurangnya oksigen, dan suhu dapat menyebabkan botulisme berkembang. Jadi, jika bawang putih Kamu tidak disimpan dengan benar, bawang putih tersebut dapat mengembangkan spora racun yang aktif.

Botulisme akan mempengaruhi saraf di mata, wajah, mulut, dan tenggorokan Kamu. Beberapa gejala botulisme yang disebabkan oleh bawang putih yang sudah tidak baik digunakan meliputi pusing, kesulitan bernapas dan menelan, mual, dan muntah.

Jika Kamu telah mengambil risiko makan bawang putih yang sudah tidak baik dan mengalami gejala-gejala ini, Kamu harus segera menemui dokter Kamu. Namun, apabila kamu ragu apakah bawang putih aman untuk dimakan, lebih baik untuk tidak mengambil risiko dan membeli bawang putih segar sebagai gantinya.

Artikel Terkait