Bawang Goreng

Nion - nion
Efek Makan Bawang Goreng

Efek Makan Bawang Goreng

Bawang Goreng – Efek makan bawang goreng bisa jadi positif, bisa juga negatif. Bawang goreng, terutama bawang merahnya diyakini memiliki banyak manfaat bagi Kesehatan. Bahkan bisa dijadikan sebagai salah satu asupan untuk diet. Sementara itu, efek makan bawang goreng secara negatif belum banyak diteliti. Namun, jika itu berkaitan dengan bawang merah, ada efek negatif untuk sebagian orang.

Bawang merah sebagai bahan utama pembuatan bawang goreng, memiliki kandungan fruktan di dalamnya. Di mana pembahasan soal ini sempat ramai menjadi perbincangan saat topik manfaat bawang merah untuk diet mencuat.

Efek fruktan dalam tubuh

Efek memakan bawang goreng atau bawang merah yang “negatif” kemungkinan disebabkan oleh senyawa yang bernama fruktan. Fruktan adalah karbohidrat yang bagus untuk Kesehatan penceranaa, karena sangat bagus bagi bakteri baik dalam perut. Namun, fruktan yang masuk dalam tubuh tidak dapat diuraikan dan diserap, karena tak ada eznim yang dapat melakukannya.

Saat kamu memakan bawang merah atau bawang goreng dalam jumlah banyak, fruktan akan menumpuk di dalam tubuh. Yang pada akhirnya dapat menyebabkan kembung dan sakit perut. Efek ini mungkin tak terjadi pada sebagian orang. Namun, ada juga sebagian orang yang rentan mengalami efeknya. Seperti orang-orang yang mengidap alergi bawang merah.

Karena kita tidak mengetahui apakah memiliki alergi bawang goreng atau bawang merah. Maka untuk mengetahui efek makan bawang goreng adalah dengan mencobanya. Kamu bisa mencoba memakan bawang goreng siap saji dari Nion-nion.

Jika ternyata ada efek negatif seperti penjelasan di atas. Maka jangan dilanjutkan dan sebaiknya dihindari saja. Namun, apabila kamu tidak merasakan apapun dan semuanya baik-baik saja. Maka makanlah bawang goreng sesuka kamu.

Efek Makan Bawang Goreng Secara “Negatif” Belum Pasti
Sumber gambar: Sonora.id

Sama halnya dengan bawang putih, efek negatif setelah memakan bawang merah juga belum memiliki rujukan kuat. Karena belum banyak penelitan yang membahas tentang itu. Oleh karena itu kamu tetap boleh mengonsumsi bawang goreng dengan catatan:

  1. Jika tidak ditemukan efek samping setelahnya, maka aman dikonsumsi dan bisa dilanjutkan.
  2. Makan bawang goreng dalam jumlah yang wajar kemungkinan besar akan aman.
  3. Belum ada panduan batasan jumlah maksimal boleh mengonsumsi bawang atau olahannya. Jadi pilihan terbaik adalah makan sewajarnya dan rasakan dengan tubuh efeknya. Jika muncul tanda-tanda masalah pencernaa, hentikan. Mungkin saja kamu memiliki alergi bawang atau terjadi penumpukan fruktan dalam perut akibat terlalu banyak memakan bawang.

Itulah informasi seputar efek makan bawang goreng. Hingga saat tulisan ini dibuat, belum banyak rujukan pasti yang mengatakan efek nyata dari mengonsumsi bawang goreng. Namun, karena bawang goreng adalah makanan yang digoreng dan mengandung minyak. Juga asalnya dari bawang merah yang memiliki senyawa fruktan. Maka, efek dari kedua hal tersebut – minyak dan fruktan – bisa menjadi boomerang sewaktu-waktu.

Oleh karena itu, meskipun tidak ada penelitian yang spesifik membicarakan hal tersebut. Meski hanya sekedar kemungkinan, jika itu masuk dalam logika dan benar secara nalar. Sebaiknya tidak dibuang. Tetap mengonsumsi bawang goreng, namun dalam jumlah yang wajar. Oke?

Kalau kamu sendiri pernah sakit ngga setelah makan bawang goreng? Jawab di kolom komentar ya.

Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait