Tempe Tidak Cepat Busuk sebenarnya mudah sekali kakak lakukan di rumah. Kakak hanya perlu tahu teknik penyimpanan yang benar dan tepat. Jangan biarkan bahan makanan bergizi ini terbuang sia-sia setiap harinya. Mari kita pelajari cara jitu agar tempe selalu awet.
Menjaga agar Tempe Tidak Cepat Busuk tentu bikin pengeluaran dapur jadi jauh lebih hemat. Kakak gak perlu lagi sering belanja ke pasar setiap pagi. Cukup ikuti beberapa langkah sederhana yang sudah terbukti sangat ampuh. Masakan kakak pasti jadi lebih nikmat.
Baca Juga : Hidden Gem! 10 Bahan Pengganti MSG Alami Jauh Lebih Gurih!
Rahasia Tempe Tidak Cepat Busuk
Menyimpan bahan makanan satu ini sebenarnya gampang sekali loh. Kalau salah langkah sedikit saja maka bakal berujung mubazir. Kakak gak mau kan melihat stok di dapur terbuang percuma setiap hari.
1. Pilih Tempe Berkualitas


Langkah paling utama adalah kakak harus jeli saat membeli di pasar. Pastikan jamurnya masih putih bersih dan terlihat sangat segar sekali. Hindari memilih yang warnanya sudah mulai kecokelatan atau terlihat sangat berair. Kualitas awal sangat menentukan ketahanan stok di rumah.
Aroma yang dihasilkan haruslah wangi khas kacang kedelai murni loh kak. Kalau baunya sudah menyengat lebih baik jangan kakak beli sama sekali. Bahan yang bagus tentu bakal jauh lebih awet saat disimpan nanti. Masakan kakak pasti jadi makin enak sekali.
2. Jangan Potong Tempe


Kakak sebaiknya jangan memotong tempe kalau belum mau langsung dimasak sekarang. Membiarkannya tetap utuh dalam papan atau plastik adalah langkah yang sangat cerdas. Cara ini bikin udara gak mudah masuk ke dalam sela kedelai yang masih sangat segar sekali. Loh.
Semakin banyak permukaan yang terbuka maka proses pembusukan bakal terjadi lebih cepat. Jadi biarkan saja bentuknya tetap panjang seperti saat kakak membelinya dari tukang sayur. Kakak cukup memotongnya sesaat sebelum masuk ke dalam wajan panas di dapur kakak saja nantinya.
3. Gunakan Wadah Kedap


Setelah membeli segera pindahkan belanjaan kakak ke dalam kotak yang kedap udara. Wadah plastik berkualitas tinggi sangat membantu menjaga kelembapan agar tetap stabil setiap saat. Pastikan tutupnya terpasang sangat rapat sekali agar gak ada bakteri nakal yang bisa masuk sana.
Ruang yang tertutup rapat bakal bikin tekstur tempe tetap padat dan wangi. Kakak gak perlu khawatir lagi kalau stok bakal cepat berlendir atau menjadi busuk. Cara sederhana ini sangat efektif buat menjaga kualitas bahan makanan favorit keluarga kakak di rumah.
4. Taburi Garam Halus


Ternyata garam dapur punya manfaat rahasia sebagai bahan pengawet alami loh kak. Kakak cukup menaburkan sedikit saja garam halus ke seluruh permukaan wadah penyimpanan. Garam ini bertugas menyerap sisa kelembapan berlebih yang sering bikin jamur tempe cepat sekali menjadi rusak.
Jangan pakai terlalu banyak garam agar rasa aslinya tetap terjaga sangat baik. Cukup tipis saja yang penting merata ke setiap bagian yang kakak simpan tadi. Teknik legendaris ini sering sekali dipakai oleh banyak ibu rumah tangga agar lebih hemat biaya.
5. Simpan Dalam Kulkas


Suhu dingin di dalam kulkas adalah tempat terbaik untuk menaruh stok kakak. Letakkan wadah di area tengah dan jangan taruh di bagian paling bawah. Suhu yang stabil bikin proses fermentasi jamur jadi berjalan sangat lambat dan tetap aman dikonsumsi kakak.
Hindari menaruhnya di dekat bahan makanan yang beraroma sangat kuat sekali ya. Kakak pasti bakal tenang karena tempe bisa bertahan sampai beberapa hari ke depan. Memasak jadi makin seru karena stok bahan makanan kakak selalu dalam kondisi yang sangat segar.
Baca Juga : Stop Kena Scam! Trik Belanja Bahan Masakan Murah di Pasar!
6. Hindari Tempat Lembap


Tempat yang basah atau lembap adalah musuh utama buat stok tempe kakak. Jamur bakal tumbuh terlalu cepat dan bikin teksturnya jadi sangat berlendir sekali loh. Kakak harus memastikan lokasi penyimpanan benar kering agar bakteri jahat gak mudah datang menyerang nanti.
Jangan taruh di dekat wastafel atau area yang sering terkena cipratan air. Kondisi yang terlalu lembap bikin bahan makanan ini cepat busuk dan bau menyengat. Pilihlah sudut dapur yang sejuk supaya kualitasnya tetap terjaga sangat baik sampai nanti kakak masak.
7. Kukus Tempe Sebentar


Kalau kakak punya stok banyak cobalah untuk mengukusnya sebentar saja di dapur. Proses pemanasan ini berguna buat menghentikan fermentasi jamur yang berlebihan pada kedelai. Kakak cukup mengukus selama sepuluh menit agar bakteri mati dan tempe jadi jauh lebih awet sekali.
Setelah matang kakak harus mendiamkannya sampai suhu ruangan benar dingin dulu ya. Jangan langsung masukkan ke kulkas kalau masih panas karena bisa merusak tekstur aslinya. Teknik ini sangat ampuh buat kakak yang ingin menyimpan tempe dalam waktu lama di rumah.
8. Bungkus Kertas Rapat


Kertas koran atau kertas cokelat ternyata sangat berguna buat membungkus tempe loh kak. Bahan kertas ini mampu menyerap uap air yang keluar dari permukaan tempe segar. Kakak harus pastikan bungkusnya cukup rapat agar suhu di dalamnya tetap terjaga sangat stabil.
Cara ini sangat efektif kalau kakak gak punya wadah plastik yang cukup. Kertas bakal menjaga kelembapan alami sehingga jamur gak bakal berubah warna jadi hitam. Masakan kakak dijamin tetap enak meskipun stoknya sudah disimpan selama beberapa hari di dapur kakak.
9. Jangan Campur Bumbu


Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah mencampur tempe dengan bumbu cair lainnya. Air garam atau bawang yang meresap terlalu lama bikin tekstur kedelai cepat hancur. Kakak sebaiknya simpan dalam keadaan polos tanpa tambahan bumbu apapun agar tetap sangat awet loh.
Bumbui saja sesaat sebelum kakak mau menggorengnya di dalam wajan panas nanti. Hal ini menjaga agar sari kedelai gak keluar dan bikin stok jadi berlendir. Tempe yang polos bakal bertahan jauh lebih lama daripada yang sudah dibumbui sejak awal kakak.
10. Perhatikan Sirkulasi Udara


Kalau kakak gak pakai kulkas maka pastikan sirkulasi udara di dapur lancar. Jangan menumpuk stok makanan secara berlebihan karena bisa bikin suhu jadi sangat panas. Udara yang mengalir bebas bakal membantu menjaga permukaan tempe tetap kering dan juga bersih kakak.
Kakak bisa menaruhnya di atas rak kawat agar udara bisa masuk merata. Hindari menutupinya dengan kain yang sangat tebal karena suhu panas bakal terjebak sana. Dengan aliran udara yang baik maka tempe kakak gak bakal cepat menjadi busuk nantinya kak.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Kenapa tempe kakak cepat sekali menjadi hitam?
Biasanya itu tanda fermentasi jamur yang terlalu berlebihan kak. Kakak mungkin menyimpannya di tempat yang sangat panas atau lembap sekali. Sebaiknya segera masukkan ke dalam kulkas agar suhunya tetap stabil.
- Boleh gak menyimpan tempe di dalam freezer?
Sebaiknya jangan ya kak karena bisa merusak tekstur aslinya nanti. Tempe bakal jadi sangat lembek dan berair saat dicairkan kembali. Cukup simpan di rak kulkas biasa agar kualitas kedelai tetap sangat terjaga.
- Apa rahasia biar olahan tempe makin sedap?
Taburkan saja bawang goreng Nion Nion yang super renyah itu. Produk ini bikin masakan tempe kakak jadi jauh lebih gurih. Ayo beli sekarang juga agar stok di dapur kakak makin lengkap.
Simpan Tempe Lebih Awet
Menjaga stok bahan makanan agar tidak terbuang sebenarnya sangat simpel sekali. Kakak cukup ikuti teknik penyimpanan yang benar agar kualitas kedelai tetap sangat segar dan juga layak untuk kakak konsumsi.
Agar hidangan kakak makin spesial jangan lupa taburkan bawang goreng Nion Nion ya. Produk ini adalah pelengkap paling pas supaya Tempe Tidak Cepat Busuk saat sudah kakak olah jadi masakan. Rasa gurihnya bakal bikin keluarga ketagihan terus setiap hari. Segera beli sekarang juga sebelum stoknya habis!
Ingin olahan kedelai kakak jadi lebih istimewa dan menggugah selera? Dapatkan pelengkap rasa paling renyah melalui tombol di bawah ini!





